mengutip sebuah cerita pendek mengenai seorang penjual jagung dan seorang anak muda yang hendak bepergian. cerita ini memang bukan aku yang menceritakan. Namun cukup menginspirasi kita untuk maju dalam hidup.
saya benar-benar bingung. Bagaimana seorang manusia bisa bertahan, ah
bergerak lebih tepatnya. Kejadian yang saya akan ceritakan ini mungkin
sudah terjadi banyak tahun silam. tapi baru sekarang sempat saya
tautkan. ah kamu pun tahu alasannya, ya karena sekarang bersamaku sudah
ada kopi dan rokok. Oh kemarin-kemarin saya juga bersama mereka, kopi
dan rokok. Tetapi tak senikmat malam ini. karena, ini kopi dari toraja,
oh sudah lama aku mengidam-idamkannya. Kalau soal rokoknya, kamu mungkin
tidak akan pernah tahu selama kalian masih memperdebatkannya. ya, itu
untuk agama juga, kalian tidak akan pernah tahu nikmatnya beragama, jika
kita masih memperdebatkannya. Aku kira begitu. maaf tersesat sejenak.
saya akan melanjutkan niatan saya untuk mengisahkan sebuah cerita, jika
kamu berkenan. Terima kasih. Toh walaupun ada yang tidak berkenan, itu
tidak sedikitpun menggangguku.

